REJUNO.DESA.ID – Pemerintah Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, harus memutar otak dalam menyusun program kerja tahun ini. Pasalnya, Alokasi Dana Desa (ADD) untuk Desa Rejuno mengalami penurunan signifikan sebesar 21%.
Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran ADD yang semula berjumlah Rp711.090.000, kini menyusut menjadi Rp561.392.000. Penurunan yang mencapai angka Rp149 juta lebih ini berdampak langsung pada postur APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa).
Efisiensi dan Penghapusan Kegiatan
Sekretrasi Desa Rejuno, Purnom,SE mengungkapkan bahwa kondisi ini memaksa pemerintah desa untuk melakukan evaluasi besar-besaran terhadap agenda yang telah direncanakan.
"Banyak kegiatan yang akan dikurangi anggarannya, atau bahkan dihapus sama sekali apabila dari sumber dana lainnya tidak bisa meng-cover (menutupi) kekurangan tersebut," ujar Warih.
Langkah efisiensi ini diambil agar operasional desa tetap berjalan meskipun dukungan dana dari kabupaten berkurang. Fokus utama saat ini adalah memprioritaskan program-program wajib dan mendesak yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.
Mencari Solusi Alternatif
Pihak pemerintah desa masih terus mengkaji potensi pendapatan lain guna menambal celah anggaran tersebut.