REJUNO.DESA.ID - Pada hari Sabtu, tanggal 6 Januari 2024, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Notopuro Reaort Pemangkuan Hutan (RPH) Sempol bersama Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Rejuno dan PSHT Ranting Pilangkenceng melakukan penanaman Kehutanan jenis pohon Mahoni wilayah terletak di perbatasan Madiun dan Ngawi.
Penanaman pohon Mahoni ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga kelestarian hutan di wilayah BKPH Notopuro. Pohon Mahoni merupakan salah satu jenis pohon yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan secara tidak langsung mengembalikan keseimbangan Alam.
Penanaman pohon Mahoni ini dilakukan oleh anggota PSHT Rayon Rejuno dan PSHT Ranting Pilangkenceng. Acara ini diawali dengan pembukaan oleh Asper BKPH Notopuro, dilanjutkan dengan penanaman pohon Mahoni oleh Ketua Rayon PSHT Rejuno, Harsito.
Ketua Rayon PSHT Rejuno, Harsito, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud dari rasa cinta kasih dan kepedulian PSHT terhadap lingkungan.
"Kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk turut serta menjaga kelestarian lingkungan," ujar Harsito.
Acara penanaman pohon Mahoni ini berjalan dengan lancar dan sukses. Sebanyak 16.600 pohon Mahoni berhasil ditanam di Petak 107 RPH Sempol.
Sedangkan Menurut Siswoyo, Asper BKPH Notopuro, Mengajak segenap Warga SH Terate rayon Rejuno dan Ranting Pilang Kenceng agar bisa untuk menjaga dan melestarikan Kawasan Hutan secara berkelanjutan untuk anak cucu dan sesuai dengan salah satu semboyan SH Terate ikut Memayu Hayuning Bawono.
Administratur KPH Saradan Wisik Sugiarto di tempat yg berbeda menyampaikan dukungan atas kegiatan tersebut .
" Saya sangat mendukung kegiatan ini dan mengajak kepada pihak untuk menjaga dan melestarikan Hutan agar Hutan kembali pada manfaat dan fungsinya, Semoga sinergitas ini bisa berlanjut sampaikan seterusnya"Tutur Wisik Sugiarto.