REJUNO.DESA.ID – Pada Sabtu (19/08) Pemerintah Desa Rejuno mengikuti pawai budaya di Kecamatan Karangjati. Dalam hal ini Pemdes Rejuno menampilkan drama tari tentang sejarah desa Rejuno yang disaksikan oleh juri dan bapak Wakil Bupati Ngawi Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si.
Drama tari ini menceritakan tentang perjuangan ki raden arjuno untuk menyelamatkan jiwa-jiwa manusia tidak berdosa dari keserakahan buto prabuboko. Tari ini dimainkan secara apik oleh putra putri asli warga desa rejuno. Lemah gemulai, elok rupawan menggambarkan keindahan dan semangat warga rejuno untuk mengalahkan Sang Buto layaknya semangat kemerdekaan RI. Desa yang penuh dengan budaya yang terus menerus dilestarikan dari generasi ke generasi. Tari ini diciptakan oleh putra asli desa rejuno Ida Tri Hastanti.
Pemeran dalam drama tari Arjuno manah buto tersebut adalah Arjuno diperankan oleh Purnomo (Kaur Keuangan Desa Rejuno), Buto diperankan oleh Sukar ( Kepala Dusun Pakulan ), Mbok Rondo diperankan oleh Ninuk Sukiyaningsih (Kasi Pemerintahan Desa Rejuno ) dan 2 putri diperankan oleh Latifah dan Rini serta 20 penari latar yang diperankan oleh masyarakat desa Rejuno.
Ida Tri Hastanti selaku Pembina tari menyampaikan bahwa drama tari ini menceritakan tentang asal usul desa Rejuno yang diperankan oleh putra putri desa Rejuno, dan kita hanya melakukan Latihan sebanyak 5 kali saja karena waktu yang sangat terbatas namun hasilnya sangat di luar ekspektasi kitab isa meraih juara 2 dalam pawai budaya kecamatan Karangjati.