You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Rejuno
Desa Rejuno

Kec. Karangjati, Kab. Ngawi, Provinsi Jawa Timur

REJUNO BerMARTABAT ( BERSIH, MAKMUR, ADIL, RAPI, TAAT, AKTIF, BIJAKSANA, AMAN, TANGGUH )

WASPADAI GANGGUAN GINJAL AKUT PROGRESIF ATIPIKAL PADA BALITA

Administrator 19 Desember 2022 Dibaca 392 Kali
WASPADAI GANGGUAN GINJAL AKUT PROGRESIF ATIPIKAL PADA BALITA

REJUNO.DESA.ID - Mendasar surat dari Kepala UPT PKM Karangjati nomor 005/08176/404.302.4.10/XII/2022 , perihal undangan dalam rangka peningkatan pengetahuan dan ketrampilan ( knowledge and skills) bagi para kader posyandu, maka Pemerintah Desa Rejuno mengirimkan 6 orang kader posyandunya untuk mengikuti kegiatan tersebut, diantaranya Maryasih, Kariyah Puji murni,Suwarsih,Ervina,Warinten dan Darti. kegiatan tersebut digelar pada Selasa (06/12/2022) jam 08.30 - selesai di Aula UPT PKM Karangjati.

Dalam sesi pemaparan dr.Triya Meilla Retna menyampaikan kepada para kader,bahwa orang tua harus mewaspadai Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal ( GGAPA) pada Anak balita dan anak dibawah 18 tahun.

Tambah dr Triya, melihat adanya kasus gangguan ginjal akut tersebut, maka UPT PKM Karangjati bertindak cepat untuk mengambil langkah antisipatif dengan cara menginformasikan kepada seluruh orang tua melalui para kader posyandu untuk tetap waspada dan tidak panik, terutama ketika anak mengalami gejala yang mengarah pada penyakit ginjal akut. dikatakan progresif atipikal,karena gejalanya sangat cepat. Adapun tanda- tandanya adalah :

1. Diare ;

2. Muntah;

3. Demam selama 3 – 5 hari;

4. Batuk & Pilek; dan

5. Jumlah air seni yang semakin sedikit.

Dalam sesi terakhirnya beliau mengajak masyarakat, khususnya orang tua untuk terus mengawasi perkembangan kesehatan anak, tidak panik dan segera bergegas untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila anak mengalami gejala yang mengarah kepada penyakit gangguan ginjal akut.

Maryasih, salah seorang peserta mengungkapkan kegembiraannya sebagai seorang kader posyandu, karena dengan kegiatan semacam ini akan sangat meningkatkan kapasitasnya sebagai seorang kader posyandu dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan khususnya bidang kesehatan. dan semoga kegiatan peningkatan kapasitas kader posyandu terus dilaksanakan. 

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 778.442.265,36 Rp 1.337.492.100,00
58.2%
Belanja
Rp 624.106.958,00 Rp 1.399.290.270,00
44.6%
Pembiayaan
Rp 61.798.279,84 Rp 61.798.279,84
100%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 0,00 Rp 2.500.000,00
0%
Hasil Aset Desa
Rp 111.255.000,00 Rp 215.500.000,00
51.63%
Dana Desa
Rp 373.456.000,00 Rp 373.456.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 78.144.100,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 288.294.000,00 Rp 561.392.000,00
51.35%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 100.000.000,00
0%
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga
Rp 5.000.000,00 Rp 5.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 437.265,36 Rp 1.500.000,00
29.15%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 401.236.458,00 Rp 895.709.470,00
44.8%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 189.882.800,00 Rp 414.102.800,00
45.85%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 22.060.000,00 Rp 48.690.000,00
45.31%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 10.927.700,00 Rp 11.990.200,00
91.14%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 0,00 Rp 28.797.800,00
0%